Tuesday, November 12, 2019

Sedikit Penjelasan Terkait Dengan Perang Khaibar


Sekarang ini memang banyak sekali berita terbaru terkini yang ternyata bisa kita peroleh dari berbagai situs berita. Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan nama tersebut. Berbagai macam peristiwa maupun kejadian dihadirkan hanya untuk memberikan informasi teraktual bagi anda.

Termasuk dengan resep makanan yang lezat dan lebih nikmat. Nah sekarang mari kita mempelajari lebih jauh tentang pelajaran sejarah terkait dengan perang khaibar. Lantas akankah anda mengerti sebetulnya apakah Khaibar itu?

Khaibar itu sebetulnya kota besar dengan kebun begitu luas bahkan bentengnya pun juga kokoh. Lokasinya cukup mudah anda temukan yakni berada di bagian timur laut kota Madinah. Sebetulnya Khaibar ini juga dijadikan sebagai pusat negaranya kaum Yahudi yang berada di tanah Arab. Bahkan dijadikan pula sebagai tempat pengkhianatan kaum Yahudi terhadap Rasulullah saw. Perang tersebut memang menjadi babak yang terakhir dari sebuah pengkhianatan selama masa hidup Rasulullah saw.

Perang khaibar ini terjadi bukan hanya karena sekali pengkhianatan saja. Melainkan berkali-kali pengkhianatan dilakukan oleh orang Yahudi. Mungkin anda merasa penasaran seperti apakah sebetulnya pengkhianatan yang sudah dilakukan. Dimana pengkhianatan yang pertama memang dilakukan oleh orang Yahudi yang berasal dari Bani Qainuqa. Sebetulnya awalnya hanyalah beberapa orang saja yang telah mengejek dan juga mengganggu mereka orang muslim ketika datan ke pasarnya.

Seorang wanita Arab kala itu memang dating ke pasar dengan mengenakan jilbab. Wanita itu pun duduk dengan posisi yang dekat dengan oran pengrajin perhiasan. Secara tiba-tiba ia pun didatangi oleh beberapa orang dimana mereka berencana menyingkap kerudung yang sudah menutupi bagian wajahnya. Hal ini seakan membuat wanita muslimah ini pun menjadi berontak. Bahkan dengan diam-diam pengrajin perhiasan tadi justru sudah mengikat bagian ujung dari bajunya. Hingga saat bangkit dari tempat duduknya, sang wanita terbuka auratnya.

Secara spontan wnita muslimah ini pun akhirnya berteriak dan membuat seorang laki-laki muslim melompat ke dekat pengrajin dan membunuh pengrajin tersebut. Tapi siapa sangka ternyata orang Yahudi ini mengikat laki-laki muslim bahkan juga membunuhnya. Kejadia tersebut pun mulai disebarluaskan oleh orang muslim kepada sesama mereka. Hingga akhirnya banyak yang bersepakat untuk menyerang kembali orang Yahudi Bani Qunaiqa tadi. Dan akhirnya pun terusir dari Madinah.

Dalam perang khaibar ini ternyata ada pula pengkhianatan kedua yang ternyata dilakukan oleh Ibnu Ishaq dan juga Bani Nadhir. Pasa saat itu memang ada sebuah perjanjian yang terjadi antara Bani Amir dan Bani Nadhir. Kala itu Bani Nadhir memang sudah bersekongkol untuk melakukan pembunuhan pada Rasulullah saw. Hanya saja tiba-tiba Amr Bin Jahasy nain pada bagian atas rumah dengan menjatuhkan batu yang besar pada kepala Rasulullah. Namun atas izin Allah swt, malaikat Jibril pun sudah memberitahukan rencana yang akan mereka lakukan. Dimana seketika itu juga Rasulullah bisa bangkit dari duduknya hingga mampu pulang menuju ke Madinah. Kala itu juga Rasulullah pun memberikan perintah kepada orang muslim supaya mereka memerangi orang Nadhir.

Ada pula pengkhianatan terakhir dari perang khaibar ini. Dimana sebelum perang terjadi, seorang pemuka Quraisy memberikan bujukan kepada Bani Quraizhah supaya mereka mengkhianati perjanjiannya dengan Rasulullah saw. Mereka berencana untuk menyerang kembali pasukan islam dari belakang. Pada awalnya Ka’ab bin Asad sudah menolak ajakannya namun pada akhirnya ia pun bisa luluh. Sejak saat itu juga Bani Quraizhah pun melakukan sebuah serangan dari belakang kepada pasukan islam.

Kabar pengkhianatan yang sudah dilakukan oleh Bani Quraizhah pun ternyata sudah didengar oleh Rasulullah saw. Hingga akhirnya beliau pun menerapkan sebuah strategi yang sangat jitu yakni dengan memecah belah kekuatan yang telah dimiliki musuhnya. Beliau pun memerintahkan kepada Bani Quraizhah, Bani Ghathafan, sekaligus Quraisy dengan salah satu misinya yakni menghentikan sebuah niat mereka dalam memerangi Rasulullah saw.

Pada Bani Ghatafan memang sudah dijanjikan sepertiga dari hasil panen kurma yang ada di Madinah bakalan menjadi miliknya. Dengan syarat mereka harus bisa menarik diri mereka dari perang Ahzab. Sementara itu utusan Bani Quraizhah telah berhasil mengundurkan niat untuk tidap berperang bersama dengan pasukan Ahzab. Hingga akhirnya pasukan Ahzab pun ternyata sudah gagal menguasai Madinan setelah akhirnya diserang angin yang cukup dahsyat saat malam hari.

Penyebab dari perang khaibar ini memang dikarenakan dendam Yahudi yang mana sudah terusir dari Madinah hingga akhirnya menetap pada Khaibar. Dan menimbulkan sebuah permusuhan dalam perlawanan terhadap umat islam. Orang Yahudi memang berhasil memprovokasi bangsa Arab supaya mereka melawan Rasulullah saw.

Hingga dengan terpaksa Rasulullah saw pun mengirimkan semua pasukannya untuk bisa memerangi orang yang telah berkhianat tadi. Pada penghujung Muharram setidaknya pada tahun 7 H akhirnya Rasulullah saw memutuskan untuk berangkat ke Khaibar bersama dengan 1400 pasukan. Dimana kala itu pasukan muslim semakin berani dengan keimanan yang begitu tinggi.

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai perang khaibar yang menjelaskan tentang pengkhianatan orang –orang Yahudi terhadap Rasulullah saw. Semoga saja ulasan diatas memperluas pengetahuan anda mengenai bab perang khaibar ini.

Bagikan

Jangan lewatkan

Sedikit Penjelasan Terkait Dengan Perang Khaibar
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.